INFO AL-AZHAR CENTER :
  • 1 tahun yang lalu / Ponpes Darus Sa’adah Pangou Kecamatan Banda Alam D.I. Aceh. Level Pendidikan (PTQ, MTs, Aliyah) Kuota Masih Terbuka. Daftar Disini
  • 1 tahun yang lalu / Rumah Tahfidz Adzka Sundusia Bogor Jawa Barat. Level Pendidikan (Tahfidzul Quran) Kuota Terbatas. Daftar Disini
  • 1 tahun yang lalu / Ponpes Terpadu Alfatihah, Rilau Ale Bulukumba Sulsel. Level Pendidikan (PTQ, MTs) Kuota Masih Terbuka. Daftar Disini
  • 1 tahun yang lalu / Dayah Tahfidzul Qur’an Imam Syafii Muara Satu D.I Aceh. Level Pendidikan (PTQ, MTs, Aliyah) Kuota Masih Terbuka. Daftar Disini
  • 1 tahun yang lalu / Ponpes Ihya’ Qalbun Salim Ciputat, DKI Jakarta. Level Pendidikan (SMP Plus dan SMA Plus) Kuota Terbatas. Daftar Disini
  • 1 tahun yang lalu / Lembaga Pengajian Rumoh Iqra’ Aceh Utara DI Aceh. Level Pendidikan (Tahfidzul Quran) Khusus Untuk Santri di Wilayah Aceh Utara
  • 1 tahun yang lalu / Ma’had Tahfidzul Quran CIS Cirebon Jawa Barat. Level Pendidikan (Program 1 Tahun Tahfidzul Quran) Kuota Terbatas. Daftar Disini
  • 1 tahun yang lalu / Ponpes Haqqul Yakin Merangin, Jambi. Level Pendidikan (PTQ, MTs, Aliyah) Kuota Masih Terbuka. Daftar Yuk
JAM : :

Anies Kritik Omnibus Law Cuma Buat Pengusaha Besar: Nelayan Masih Susah Urus Perizinan

Terbit 31 December 2023 | Oleh : Al Azhar Center | Kategori : AMIN
Anies Kritik Omnibus Law Cuma Buat Pengusaha Besar: Nelayan Masih Susah Urus Perizinan

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mengkritik omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja hanya memberikan kemudahan bagi pengusaha-pengusaha besar. Hal tersebut disampaikan Anies di depan para tokoh Tuban dan Bojonegoro di Pondok Pesantren Bahrul Huda, Tuban, Jawa Timur, Jumat, 29 Desember 2023.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bercerita, para nelayan yang dia temui menceritakan sulitnya mengurus perizinan. “Saya ini membatin, lha wong dibikinin omnibus law, dibikin kemudahan perizinan, itu buat siapa coba?” ucapnya, seperti dipantau dari kanal YouTube Anies Baswedan.

Menurut dia, kemudahan perizinan dalam omnibus law dibuat hanya untuk para pengusaha kelas kakap. Sementara itu, tata niaga mereka yang kecil tidak tersentuh oleh kemudahan itu. “Ini mau diteruskan atau tidak?” tanyanya kepada para hadirin, yang dijawab “tidak”.

Dia menuturkan kalau mau mengurus izin, para nelayan harus pergi ke kantor kabupaten, provinsi, hingga pusat. “Kalau ngurus ke pusat, repotnya setengah mati,” ujarnya. Dia mengatakan akan mengubah sistem itu jika menjadi presiden.

Dalam programnya, Anies menjanjikan sistem jemput bola di sentra-sentra perikanan untuk memudahkan perizinan. Dia mengatakan itu merupakan wujud bantuan kepada usaha-usaha kecil. “Kita enggak perlu musuhi yang kuat, tapi yang kecil jangan dibiarkan kecil terus,” ujarnya.

Sebelumnya dalam dialog dengan para nelayan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 28 Desember 2023, Anies menyebutkan telah mendengar aspirasi dan masalah yang dihadapi oleh para nelayan. “Mereka (para nelayan) juga menceritakan tentang perizinan yang buat mereka merepotkan, dan harus mengurus izin berbeda-beda, ada yang di Pemkab, Provinsi,” ucap Anies.

Proses perizinan yang ada saat ini, kata Anies, membuat nelayan kewalahan. Oleh sebab itu, ia menjanjikan adanya penyederhanaan dan penyiapan pendekatan jemput bola dalam pengurusan izin. “Dengan begitu para nelayan tidak perlu pergi jauh-jauh (mengurus perizinan), dan pemerintah yang datang membantu kemudahan,” tutur Anies.

Selain perizinan, Anies menemukan masalah lain yang dihadapi para nelayan adalah penyediaan solar. Dia memastikan bahwa masalah solar subsidi khusus untuk nelayan di semua tempat akan menjadi prioritas baginya dan Cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin jika dipercaya dan diberi mandat oleh rakyat. (Tempo Jakarta)

SebelumnyaDaftar 40 Kota Mau Disulap Anies Setara Jakarta Jika Menang Pilpres SesudahnyaAnies: Bansos Dibeli Dari Uang Pajak, Tak Eties Jika Diklaim Sebagai Bantuan Pribadi

Berita Lainnya